Pasar keuangan global kembali mencatatkan pergerakan signifikan, terutama pada harga emas yang mencapai rekor tertinggi di $3.059. Tren bullish ini diperkirakan masih akan berlanjut, didorong oleh ketidakpastian kebijakan perdagangan yang diterapkan oleh Presiden AS, Donald Trump. Berikut analisis teknikal terkini untuk beberapa instrumen utama:
XAU/USD (GOLD)
Trend: Bullish
Timeframe: H1
Harga emas terus menguat pada hari Kamis, didukung oleh meningkatnya ketidakpastian global dan kebijakan tarif AS yang memperburuk perang dagang. Saat ini, XAU/USD diperdagangkan di $3.051, naik lebih dari 1% dari level sebelumnya.
Berdasarkan analisis kombinasi candlestick dan indikator Moving Average, tren bullish pada XAU/USD masih solid. Proyeksi pergerakan harga menunjukkan potensi kenaikan hingga $3.100. Namun, jika terjadi reversal, maka harga bisa terkoreksi ke level $3.035 sebagai target terdekatnya.
WTI (OIL)
Trend: Bullish
Timeframe: H4
Harga minyak mencatatkan kenaikan tipis pada hari Kamis karena para pelaku pasar menilai dampak pengetatan pasokan minyak mentah serta tarif baru AS terhadap ekonomi global.
Analisis teknikal menunjukkan bahwa tren bearish mulai terbentuk pada WTI. Proyeksi pergerakan harga hari ini menunjukkan potensi kenaikan hingga $70,5. Jika harga gagal naik dan mengalami reversal, maka WTI bisa turun ke level $68,5 sebagai target terdekatnya.
USD/JPY
Trend: Bullish
Timeframe: H4
USD/JPY mencetak level tertinggi dalam tiga minggu di sekitar 151,00 pada hari Kamis. Pelemahan signifikan Yen Jepang (JPY) menjadi faktor utama penguatan pasangan mata uang ini, meskipun pasar masih memperkirakan Bank of Japan (BoJ) akan menaikkan suku bunga lagi tahun ini.
Berdasarkan kombinasi candlestick dan Moving Average, tren bullish pada USD/JPY masih kuat. Proyeksi harga menunjukkan potensi kenaikan hingga 152,00. Jika terjadi koreksi, maka harga bisa turun ke level 149,5 sebagai target terdekatnya.
EUR/USD
Trend: Bearish
Timeframe: H4
EUR/USD mengalami sedikit kenaikan pada hari Kamis, mengakhiri enam hari penurunan berturut-turut yang menyebabkan mata uang ini anjlok sekitar 2%. Namun, tekanan dari kebijakan tarif AS masih menjadi faktor utama yang membebani pergerakan EUR/USD.
Analisis teknikal menunjukkan bahwa tren bearish masih mendominasi. Proyeksi harga hari ini mengindikasikan potensi penurunan hingga 1.06700. Jika terjadi rebound, maka EUR/USD dapat naik kembali ke 1.08000 sebagai target terdekatnya.
DOW (Dow Jones)
Trend: Bullish
Timeframe: H4
Indeks Dow Jones mengalami volatilitas tinggi, seiring dengan dampak kebijakan tarif terbaru dari pemerintahan Donald Trump yang memperluas perang dagang ke sektor otomotif.
Berdasarkan kombinasi indikator Moving Average, tren bullish masih kuat pada indeks ini. Proyeksi harga hari ini menunjukkan potensi kenaikan hingga 43.000. Jika terjadi reversal, maka target koreksi harga berada di level 41.900.
Pasar keuangan saat ini berada dalam kondisi dinamis dengan berbagai faktor fundamental yang memengaruhi pergerakan harga. Emas tetap menjadi aset safe haven yang kuat di tengah ketidakpastian global. Minyak, pasangan mata uang utama, dan indeks saham seperti Dow Jones juga menunjukkan potensi pergerakan yang signifikan. Para trader disarankan untuk tetap waspada terhadap perubahan sentimen pasar dan memperhatikan level-level teknikal kunci untuk mengambil keputusan trading yang optimal.