Cashback Rebate Dupoin $10/Lot otomatis ditransfer ke Akun Dompet anda setiap Close Order posisi trading



Analisis XAU/USD: Emas Melonjak di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

 

Trend: Bullish
Timeframe: H1

Harga emas mengalami lonjakan signifikan, menembus level psikologis $3.000 dan mencetak rekor tertinggi $3.038 pada hari Selasa. Kenaikan ini didorong oleh ketidakpastian terkait kebijakan tarif timbal balik yang direncanakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada 2 April. Selain itu, para investor terus memantau keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed), yang menjadi faktor utama dalam pergerakan XAU/USD. Saat ini, XAU/USD diperdagangkan pada $3.037, naik 1,20%.

Analisis Teknikal XAU/USD

Dari kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average yang terbentuk saat ini, tren bullish masih mendominasi XAU/USD. Proyeksi harga emas hari ini diperkirakan masih berpotensi naik hingga level $3.050. Namun, jika harga mengalami pembalikan (reversal), maka koreksi dapat terjadi hingga level support terdekat di $3.006.

Pada hari Rabu, XAU/USD tetap bertahan di dekat level tertinggi, dengan harga berada di kisaran $3.028. Kenaikan ini juga dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik yang terus meningkat di Timur Tengah. Konflik antara Israel dan Hamas semakin memanas setelah serangan Israel menewaskan lebih dari 400 orang di Gaza, yang mengancam gencatan senjata selama dua bulan terakhir, menurut laporan Reuters.

Faktor Fundamental yang Mempengaruhi XAU/USD

  1. Data Ekonomi AS:

    • Produksi Industri AS meningkat 0,7% pada bulan Februari, melampaui ekspektasi 0,2% dan mengalami akselerasi dari kenaikan 0,3% di bulan Januari.

    • Data perumahan menunjukkan hasil yang beragam, dengan Izin Mendirikan Bangunan turun 1,2%, sementara Perumahan Baru melonjak 11,2%, menandakan peningkatan aktivitas konstruksi.

  2. Ekspektasi Kebijakan The Fed:

    • Menurut alat FedWatch CME, para pedagang memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam pertemuan mendatang.

    • Namun, probabilitas pemangkasan suku bunga pada bulan Juni meningkat hingga 66%.

  3. Dinamika Pasar Keuangan:

    • Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun turun satu basis poin menjadi 4,183%, yang cenderung mendukung kenaikan harga emas.

    • Indeks Dolar AS (DXY) melemah 0,17% ke 103,23, yang semakin memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe haven.

    • Imbal hasil riil AS, yang diukur oleh obligasi Treasury Inflation-Protected Securities (TIPS) bertenor 10 tahun, turun menjadi 1,985%.

Kesimpulan & Proyeksi XAU/USD

Dengan sentimen bullish yang masih kuat, harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan ke level $3.050 dalam jangka pendek. Namun, apabila terjadi koreksi, level support terdekat berada di $3.006. Investor disarankan untuk tetap memantau perkembangan kebijakan moneter The Fed, kondisi geopolitik, serta pergerakan imbal hasil Treasury AS yang dapat mempengaruhi harga emas dalam beberapa hari ke depan.

Disclaimer: Analisis ini hanya sebagai referensi dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Pastikan untuk melakukan analisis tambahan sebelum mengambil keputusan trading.

Share:

Popular Posts